Logo

Our Partner

Tingkatkan Pengawasan Masyarakat, Bawaslu-IPI Buat Kesepahaman

Jakarta, Bawaslu - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) sepakat bekerjasama dan menandatangani nota kesepahaman atau MoU (memorandum of understanding) dengan Indonesian Peace Institute (IPI) dalam rangka meningkatkan pengawasan partisipatif masyarakat dalam Pemilu Kada di seluruh wilayah Indonesia secara umum dan di wilayah yang berpotensi konflik.

Kedua belah pihak memahami pentingnya Pemilu Kada dalam proses demokrasi ke depan. Namun, saat ini pengawasan masyarakat secara partisipatif dirasa masih sangat kurang, sehingga butuh implementasi nyata untuk mewujudkannya. Untuk memaksimalkan pengawasan masyarakat, kesepahaman tersebut diharapkan mampu mengakomodasi semua kebutuhan dalam meningkatkan partisipasi pengawasan dari masyarakat.

MoU ditandangani oleh Ketua Bawaslu Nur Hidayat Sardini dan Ketua Dewan Pengurus IPI Ulla Nurchrawaty, di Jakarta, Minggu (15/8). Menurut Sardini, Bawaslu sebagai lembaga Pengawas Pemilu, memegang tugas penting dalam menjaga integritas hasil dan proses dalam Pemilu Kada tersebut dan kerja sama dengan IPI dianggap cukup strategis dalam membantu fungsi tersebut.

“Untuk memaksimalkan pengawasan Pemilu Kada, perlu melibatkan peran aktif masyarakat dan stakeholder dalam pengawasan partisipatif. IPI merupakan organisasi masyarakat sipil yang peduli terhadap peningkatan partisipasi aktif masyarakat dalam demokrasi. Kesepahaman ini dirasa cukup strategis merealisasikan pengawasan Pemilu Kada yang ideal,” papar Ketua Bawaslu.

Pada tahun 2010, Pemilihan Umum Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah (Pemilu Kada) berlangsung di 244 daerah, tujuh Provinsi dan 237 Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia. Sejauh ini, selain melakukan pengawasan dalam Pemilu Kada itu sendiri, Panwaslu Kada sudah berupaya untuk mengajak masyarakat berperan aktif dalam proses pengawasan pesta demokrasi di daerah.

“Dalam supervisi yang telah dilakukan oleh Bawaslu dalam beberapa kesempatan, Panwaslu Kada diharapkan mengikutsertakan masyarakat sipil, serta organisasi kemasyarakatan dan juga organisasi keagamaan agar pengawasan jauh lebih mudah. Pengawasan langsung dari masyarakat merupakan kunci penting, terselenggaranya Pemilu Kada dengan baik,” kata Ketua Bawaslu Nur Hidayat Sardini.

Lebih lanjut, Ketua Bawaslu Nur Hidayat Sardini mengatakan, dalam Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2008 tentang Perubahan Kedua atas  Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah, menyatakan perkembangan hukum dan politik untuk mewujudkan Pemilu Kada yang lebih efektif dan akuntabel pada Pemilu Kada, perlu dilakukan secara lebih terbuka dengan melibatkan partisipasi masyarakat. Begitu juga, dalam Peraturan Badan Pengawas Pemilu Nomor 19 Tahun 2009 tentang Pengawasan Pemilu Kada, Panwaslu Kada perlu mendorong secara aktif peran masyarakat untuk melakukan pengawasan Pemilu Kada. Kesepakatan bersama ini berlaku sejak dilakukan penandatanganan yaitu 15 Agustus 2010 hingga 15 Agustus 2012.

Selain mengajak masyarakat, kesepahaman Bawaslu-IPI juga diharapkan dapat mewujudkan cita-cita kemitraan Pengawas Pemilu dengan kelomplok masyarakat, organisasi kemasyarakatan, dan organisasi keagamaan di tingkat daerah. Sebelumnya, Panwaslu sudah berhasil menggandeng relawan serta pemantau-pemantau untuk membantu pengawasan proses tahapan pungut hitung di beberapa Pemilu Kada selama 2010 ini.

Bentuk nyata kesepahaman dapat berupa, pemantauan bersama dalam Pemilu Kada, sosialisasi, penerbitan, seminar dan workshop bersama. Terkait dengan pemantauan dan pengawasan Pemilu Kada, akan dilaksanakan rapat koordinasi (Rakor) dengan melibatkan para pemangku kepentingan dalam rangka pengawasan Pemilu Kada.

“Ada juga bimbingan teknis dalam meningkatkan kualitas pengawasan Pemilu Kada bagi Panwaslu Kada, serta kualitas pengawasan partisipatif masyarakat,” tambah Ketua Bawaslu. [Humas Bawaslu]

 

Kabar Terbaru

Bawaslu Berharap Pilkada Aceh 2011 Sukses Seperti 2006
KETUA Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Nur Hidayat Sardini berharap kesuksesan Pilkada Aceh 2006 dapat...
Selengkapnya...
Pemilu Kada 2011 diharapkan perkuat perdamaian di Aceh
Banda Aceh – Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Nur Hidayat Sardini berharap Pemilu Kada di Aceh 2006...
Selengkapnya...

Publikasi